PEMERINTAH KALURAHAN BANGUNTAPAN GELAR PELATIHAN PRANATACARA DAN PAMEDARSABDA BAGI TOKOH MASYARAKAT

M Rizqi Kurniawan 24 Juni 2026 09:31:50 WIB

Banguntapan– Pemerintah Kalurahan Banguntapan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pranatacara dan Pamedarsabda sebagai upaya pelestarian budaya Jawa sekaligus peningkatan kapasitas masyarakat dalam bidang keprotokolan dan seni berbicara di depan umum. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Watu Lumpang Resto, mulai pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Pelatihan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang didukung melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (Danais). Adapun kegiatan dilaksanakan di bawah koordinasi Kamituwa Kalurahan Banguntapan selaku penanggung jawab kegiatan.


Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan yang berasal dari 11 padukuhan di wilayah Kalurahan Banguntapan. Peserta terdiri atas tokoh masyarakat serta bapak dan ibu dukuh yang selama ini berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, sosial, budaya, maupun pemerintahan di tingkat padukuhan. Kegiatan menghadirkan Kuswandi Hadi Soekirno sebagai narasumber utama. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting mengenai pranatacara dan pamedarsabda, mulai dari tata cara membawakan acara resmi maupun adat, teknik penyusunan susunan acara, penggunaan bahasa Jawa yang baik dan benar, hingga keterampilan berbicara di hadapan audiens dengan percaya diri dan berwibawa.


Pelatihan ini tidak hanya berisi penyampaian materi secara teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik yang memungkinkan peserta untuk mencoba secara langsung menjadi pranatacara maupun pamedarsabda. Melalui metode tersebut, peserta dapat memahami teknik vokal, intonasi, pemilihan diksi, serta etika dalam memandu suatu acara sesuai dengan kaidah budaya Jawa. Dalam kesempatan tersebut, narasumber menekankan bahwa kemampuan menjadi pranatacara dan pamedarsabda merupakan salah satu keterampilan yang penting dimiliki oleh tokoh masyarakat, terutama dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, upacara adat, musyawarah, maupun kegiatan pemerintahan yang membutuhkan pembawa acara dan penyampai sambutan yang baik.


Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan berbagai kegiatan di wilayah masing-masing. Beberapa peserta juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan berbicara dan memandu acara di hadapan peserta lainnya sebagai bagian dari evaluasi dan pembelajaran bersama.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Banguntapan berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak dalam pelestarian budaya Jawa di lingkungan masing-masing, sekaligus mampu menerapkan keterampilan pranatacara dan pamedarsabda dalam berbagai kegiatan masyarakat. Dukungan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan semakin memperkuat upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Yogyakarta.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Video

Pengumuman

Layanan terpadu satu pintu Kalurahan Banguntapan dibuka hari Senin s/d Jum'at dari pukul 08.00 WIB s.d. 14.30 WIB (Jam 12:00 s/d 13:00 Istirahat) dengan ini mempermudah pelayanan masyarakat di wilayah Kalurahan Banguntapan.

Kalender

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License